Perjalanan ke Jupiter Oleh Pesawat Buatan NASA

National Aeronautics and Space Administration (NASA) adalah lembaga pemerintah milik Amerika Serikat yang bertanggung jawab atas program luar angkasa AS dan penelitian umum luar angkasa jangka panjang. Organisasi ini bertanggung jawab atas program penelitian luar angkasa bagi masyarakat sipil, aeronautika, dan program kedirgantaraan.

NASA

Logo NASA

Pesawat ruang angkasa milik NASA bernama Juno memulai perjalanannya ke planet terbesar dalam tata surya, Jupiter. Banyak astronom mengatakan Jupiter adalah planet pertama dari sistem tata surya yang muncul dari puing-puing kosmik yg tersissa dari kelahiran matahari 4,5 milyar tahun lalu. Pesawat tersebut diluncurkan pada 5 Agustus 2011 dari Launch Complex 41 di Cape Canaveral, Florida. Juno menjadi salah satu dari tiga misi yang akan diluncurkan NASA. Juno yang dibuat di Astrotech Space Operations di Titusville itu diterbangkan dengan roket United Launch Alliance Atlas V pada pukul 11.34 hingga 12.33 siang waktu setempat.

Jupiter

Jupiter

Perjalanan pesawat ini mempunyai misi yang bertujuan untuk mempelajari pembentukan, evolusi, dan struktur Planet Jupiter yang merupakan planet terbesar dalam sistem tata surya. Penelitian ini diharapkan menghasilkan petunjuk tentang asal dan evolusi sistem tata surya selama 4,5 miliar tahun silam.
Juno melakukan perjalanannya dengan menggunakan dorongan gravitasi bumi sebagai trik yang lazim karena tidak ada roket yang cukup kuat meluncurkan pesawat antariksa ke sistem tata surya bagian luar. Pesawat antariksa Juno melesat melewati Mars, planet tetangga terdekat Bumi. Pesawat antariksa itu kemudian dengan cepat melewati bumi untuk mengumpulkan dorongan guna meneruskan perjalanan menuju Yupiter yang berlokasi 778 juta kilometer dari matahari.

juno

Juno

Dalam manuver itu, pesawat antariksa Juno yang bertenaga matahari dan berbentuk kincir angin melewati sejenak bayangan bumi dan muncul di atas pantai timur India. Yang paling dekat, Juno akan terbang dalam radius 560 miliar kilometer dari bumi.
Manuver itu dirancang untuk meningkatkan kecepatan Juno dari 125,500 kilometer per jam menjadi 140.000 kilometer per jam, cukup untuk melewati lingkaran asteroid untuk mencapai tujuannya. Selama manuver gravitasi itu, kamera pesawat antariksa JunoCam yang berwarna dengan lensa lebar akan mengambil gambar-gambar bumi dan bulan seperti dilansir VOA. Sejumlah peralatan dibawa serta untuk mengukur kadar air dan oksigen dalam atmosfer Yupiter serta mencari tahu apakah planet tersebut memiliki inti padat.

Spesifikasi Juno Spacecraft

Spesifikasi Juno Spacecraft

Juno diperkirakan sampai di Yupiter pada 2016, memasuki orbit yang melingkari kutub planet, dan mendekat 5.000 kilometer dari puncak awannya. Hal ini bergantung di mana planet-planet tersebut berada di orbitnya masing-masing. Juno melakukan ‘lompatan’ besar di sekitar tata surya bagian dalam, jauh melewati orbit luar Mars dan nanti diharapkan akan kembali lagi melalui bantuan gravitasi dari Bumi.

 

Referensi

http://techno.okezone.com/read/2013/08/15/56/850082/2016-pesawat-luar-angkasa-nasa-sampai-ke-jupiter

http://sains.kompas.com/read/2011/08/02/08080616/Pesawat.Antariksa.Juno.Segera.ke.Yupiter

http://www.republika.co.id/berita/trendtek/sains/13/10/19/muwb2b-pesawat-juno-nasa-tiba-di-yupiter-2016

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s