Efek Rumah Kaca

Suhu di bumi sekarang ini sudah berbeda dari suhu bumi yang dulu. Suhu bumi sekarang terasa lebih panas dan tidak stabil. Perubahan iklim pun tidak menentu. Apabila jadwal iklim adalah musim panas, malah turun hujan. Apabila jadwal iklim adalah musim hujan, cuaca dan matahari terasa sangat menyengat. Perubahan-perubahan tersebut adalah contoh dampak dari pemanasan global dan efek dari penggunaan rumah kaca.

200px-Tobac_grnhouse8980

rumah kaca

 

– Pengertian Rumah Kaca

Rumah kaca (disebut juga rumah hijau dan rumah tanaman) adalah sebuah bangunan di mana tanaman dibudidayakan. Sebuah rumah kaca terbuat dari gelas atau plastik, menjadi panas karena radiasi elektromagnetik yang datang dari matahari memanaskan tumbuhan, tanah, dan barang lainnya di dalam bangunan ini. Kaca yang digunakan untuk rumah kerja bekerja sebagai medium transmisi yang dapat memilih frekuensi spektral yang berbeda-beda, dan efeknya adalah untuk menangkap energi di dalam rumah kaca, yang memanaskan tumbuhan dan tanah di dalamnya yang juga memanaskan udara dekat tanah dan udara ini dicegah naik ke atas dan mengalir keluar. Oleh karena itu rumah kaca bekerja dengan menangkap radiasi elektromagnetik dan mencegah konveksi. Rumah kaca sering kali digunakan untuk mengembangkan bunga, buah dan tanaman tembakau.

Penggunaan Rumah Kaca

Penggunaan Rumah Kaca

 

– Efek Rumah Kaca

images2

Gas rumah kaca adalah gas-gas yang ada di atmosfer yang menyebabkan efek rumah kaca. Gas-gas tersebut sebenarnya muncul secara alami di lingkungan, tetapi dapat juga timbul akibat aktivitas manusia. Gas rumah kaca :

a) Uap air

Yang paling banyak yang mencapai atmosfer akibat penguapan air dari laut, danau dan sungaiyang mencapai atmosfer akibat penguapan air dari laut, danau dan sungai. Meningkatnya konsentrasi uap air mengakibatkan meningkatnya efek rumah kaca, yang mengakibatkan meningkatnya temperatur, dan kembali semakin meningkatkan jumlah uap air di atmosfer. Keadaan ini terus berkelanjutan sampai mencapai titik ekuilibrium (kesetimbangan). Oleh karena itu, uap air berperan sebagai umpan balik positif terhadap aksi yang dilakukan manusia yang melepaskan gas-gas rumah kaca seperti CO2. Perubahan dalam jumlah uap air di udara juga berakibat secara tidak langsung melalui terbentuknya awan.

b) Karbondioksida (CO2)

Efek rumah kaca disebabkan karena naiknya konsentrasi gas karbondioksida (CO2) dan gas-gas lainnya di atmosfer. Kenaikan konsentrasi gas CO2 ini disebabkan oleh kenaikan pembakaran bahan bakar minyak (BBM), batu bara dan bahan bakar organik lainnya yang melampaui kemampuan tumbuhan-tumbuhan dan laut untuk mengabsorpsinya. Energi yang masuk ke bumi mengalami:

25% dipantulkan oleh awan atau partikel lain di atmosfer

25% diserap awan

45% diabsorpsi permukaan bumi

5% dipantulkan kembali oleh permukaan bumi.

Energi yang diabsorpsi dipantulkan kembali dalam bentuk radiasi infra merah oleh awan dan permukaan bumi. Namun sebagian besar infra merah yang dipancarkan bumi tertahan oleh awan dan gas CO2 dan gas lainnya, untuk dikembalikan ke permukaan bumi. Dalam keadaan normal, efek rumah kaca diperlukan, dengan adanya efek rumah kaca perbedaan suhu antara siang dan malam di bumi tidak terlalu jauh berbeda.

c) Metana

Metana yang merupakan komponen utama gas alam juga termasuk gas rumah kaca. Insulator yang efektif, mampu menangkap panas 20 kali lebih banyak bila dibandingkan karbondioksida. Metana dilepaskan selama produksi dan transportasi batu bara, gas alam, dan minyak bumi. Sejak permulaan revolusi industri pada pertengahan 1700-an, jumlah metana di atmosfer telah meningkat satu setengah kali lipat.

d) Nitrogen Oksida

Nitrogen oksida adalah gas insulator panas yang sangat kuat. Dihasilkan terutama dari pembakaran bahan bakar fosil dan oleh lahan pertanian. Nitrogen oksida dapat menangkap panas 300 kali lebih besar dari karbondioksida.

e) Gas lainnya

Dihasilkan dari berbagai proses manufaktur. Terdiri dari campuran berflourinasi dihasilkan dari peleburan alumunium, hidrofluorokarbon (HCFC-22), klorofluorokarbon (CFC) sebagai media pendingin, dan trifluorometil sulfur pentafluorida.

images6

– Upaya Mengurangi Efek Rumah Kaca

1. Hemat Energi

2. Mengurangi polusi oleh penggunaan bahan bakar

3. Pemakaian kantong kertas sebagai pengganti kantong plastik.

 

– REFERENSI –

http://lasonearth.wordpress.com/makalah/efek-rumah-kaca-green-house-effect/

http://id.wikipedia.org/wiki/Gas_rumah_kaca

http://id.wikipedia.org/wiki/Rumah_kaca

Advertisements

One thought on “Efek Rumah Kaca

  1. slamat siang salam kenal 😉
    infonya mnarik dan bermanfaat skal;i gan
    utk meminimalisir atau mncegah efek rumah kaca itu sndiri bsa dilakukan dgn hal2 apa saja ya gan serta btw ane mau tanya ni, agan ada info ttg jual rumah tegal yg go green house, sejuk na asri itu dmna ya ??
    dtunggu infonya ya gan mkasih
    salam sukses 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s