Relasi dalam Matematika

  • Pengertian Relasi

Relasi adalah hubungan antara anggota suatu himpunan dengan anggota himpunan yang lain. Relasi dari himpunan A ke himpunan B adalah menghubungkan anggota-anggota himpunan A dengan anggota-anggota himpunan B.

 

  • Cara menyatakan Relasi

Cara menyatakan Relasi dapat dilakukan dengan:

  1. Diagram Panah
  1. Diagram Cartesius

DIAGRAM CARTESIUS

  1. Himpunan Pasangan Berurutan

Contoh di atas dapat dinyatakan dalam himpunan pasangan berurutan dengan memasangkan secara berurutan anggota-anggota himpunan A dan anggota-anggota himpunan B yaitu:

{(1,A), (1,B), (2,B), (3,B), (3,C)}.

RELASI2

  • Sifat-Sifat Relasi

Sebuah relasi A×A, yaitu relasi dari himpunan A kepada A sendiri, dapat memiliki sifat-sifat berikut:

  • Refleksif
  • Irefleksif
  • Simetrik
  • Anti-simetrik
  • Transitif

Kita menyebut relasi R dari A kepada A sebagai relasi R dalam A.

Relasi Refleksif

Sebuah relasi R dalam A disebut memiliki sifat refleksif, jika setiap elemen A berhubungan dengan dirinya.

Contoh relasi yang memiliki sifat seperti ini adalah relasi “x selalu bersama y.”, dengan x dan y adalah anggota himpunan seluruh manusia. Jelas sekali bahwa setiap orang pasti selalu bersama dengan dirinya sendiri.

Relasi Irefleksif

Relasi R dalam A disebut memiliki sifat irefleksif, jika setiap elemen A tidak berhubungan dengan dirinya sendiri.

Contoh relasi irefleksif adalah relasi “x mampu mencukur rambut y dengan rapi sempurna.”, dengan x dan y adalah setiap pemotong rambut. Diandaikan bahwa setiap orang hanya dapat mencukur rambut orang lain dengan rapi sempurna, maka relasi ini adalah irefleksif, karena tidak ada seorang tukang cukur a yang mampu mencukur rambutnya sendiri.

Contoh lain dalam himpunan bilangan bulat adalah, relasi < dan > adalah irefleksif.

Relasi Simetrik

Relasi R dalam A disebut memiliki sifat simetrik, jika setiap pasangan anggota A berhubungan satu sama lain. Dengan kata lain, jika a terhubung dengan b, maka b juga terhubung dengan a. Jadi terdapat hubungan timbal balik.

Sebuah relasi “ genap” adalah relasi simetrik, karena untuk sembarang x dan y yang kita pilih, jika memenuhi relasi tersebut, maka dengan menukarkan nilai y dan x, relasi tersebut tetap dipenuhi. Misalnya untuk pasangan (5, 3) relasi tersebut dipenuhi, dan untuk (3, 5) juga.

Relasi Anti-simetrik

Jika setiap a dan b yang terhubung hanya terhubung salah satunya saja (dengan asumsi a dan b berlainan), maka relasi macam ini disebut relasi anti-simetrik.

Relasi Transitif

Sebuah relasi disebut transitif jika memiliki sifat, jika a berhubungan dengan b, dan b berhubungan dengan c, maka a berhubungan dengan c secara langsung.

Sebagai contoh, relasi dua transitif. Misalnya untuk 5, 6, dan 7, berlaku 5 < 6, 6 < 7, dan 5 < 7

Sebuah relasi disebut sebagai relasi ekivalen jika relasi tersebut bersifat:

  • Refleksif
  • Simetrik, dan
  • Transitif

Orde parsial adalah relasi yang bersifat:

  • Refleksif
  • Anti-simetrik, dan
  • Transitif

 

Contoh soal Relasi dan penyelesaiannya :

  1. Misalkan A adalah himpunan yang anggotanya Anto, Andi, Yudi, Ani, Mila, dan Yanti. Dimana Anto, Andi, dan Yudi berjenis kelamin laki-laki, dan Ani, Mila, dan Yanti berjanis kelamin perempuan. Apakah himpunan A merupakan relasi ekuivalen ?

Jawab :

Untuk membuktikan himpunan A merupakan relasi ekuivalen harus memenihi ke-3 sifat yaitu refleksif,simetri dan transitif

  • sifat refleksif

anto ~ anto , berelasi dengan dirinya sendiri karena jenis kelaminnya laki-laki

  • sifat simetri

anto ~ andi

andi ~ anto , anto berelasi dengan andi dan andi berelasi dengan anto karena jenis kelaminnya sama.

  • sifat transitif

Mila ~ Ani

Ani ~ Yanti

Mila ~ Yanti

Mila berelasi dengan Ani dan Ani berelasi dengan Yanti maka otomatis Mila berelasi dengan Yanti karena jenis kelaminnya sama

kesimpulannya jadi himpunan A  merupakan relasi ekuivalen karena memenuhi ke-3 sifat dan sudah mempunyai relasi yaitu jenis kelamin yang sama.

 

  1. A = { x│x  ≤ 4,x ϵ asli }

B = { y│2 ≤ y ≤ 12,y ϵ genap }

Tentukan relasi dari A ke B yang menyebabkan y = 3x

Jawab :

soal relassi nomor 2

 

 

A = daerah asal (domain)

B = daerah hasil (kodomain)

Yang di tuju anak panah di sebut daerah hasil (range).

 

  1. Lima orang siswa memilih kegiatan masing-masing. Adit dengan basket , Candra dengan karate, Yoseph dengan voli, Ilham dengan tenis meja dan Joni dengan judo. Tuliskan relasi tersebut dengan himpunan pasangan berurutan!

Jawab :

{(Adit,basket),(Candra,karate),(Yoseph,voli),(Ilham,tenis meja),(Joni,judo)}

Referensi :

http://id.wikipedia.org/w/index.php?search=relasi+%28matematika%29&title=Istimewa%3APencarian&go=Tuju+ke

http://srirahayuutami99.wordpress.com/2013/05/24/contoh-soal-teori-himpunan-relasi-fungsi-dan-proposisi/

http://annawalyeni.blogspot.com/2012/10/pgsd-e-relasi-dan-fungsi_23.html

Advertisements

Pengertian Himpunan, Contoh Soal. dan Pembahasannya

  • Himpunan adalah kumpulan benda atau objek yang ciri-cirinya jelas, sehingga dapat diketahui manakah objek yang termasuk dalam himpunan manakah yang tidak.
  • Suatu himpunan biasanya diberi nama atau dilambangkan dengan huruf besar (kapital) A, B, C, …, Z.
  • Penulisan benda atau objek dalam himpunan biasanya menggunakan pasangan kurung kurawal {…}.
  • Suatu himpunan dapat dinyatakan dengan tiga cara, yaitu dengan kata-kata, dengan notasi pembentuk himpunan, dan dengan mendaftar anggota-anggotanya.
  • Himpunan yang memiliki banyak anggota berhingga disebut himpunan berhingga.
  • Himpunan yang memiliki banyak anggota tak berhingga dan dapat dihitung disebut himpunan tak berhingga.
  • Himpunan semesta adalah himpunan yang memuat semua anggota atau objek himpunan yang dibicarakan. Himpunan semesta biasanya dilambangkan dengan S.

Contoh soal dari Himpunan dan Diagram Venn

  1. Diketahui himpunan A adalah himpunan alat tulis menulis yang dimiliki siswa. Manakah diantara pernyataan berikut ini yang salah?

A. pensil 22 A

B. bola basket 23 A

C. penghapus 22 A

D. buku tulis 23 A

Jawaban : D

Yang termasuk dalam kelompok alat tulis adalah pensil, penghapus, dan buku tulis. Pernyataan D salah karena menyatakan buku tulis bukan kelompok alat tulis.

2.

33

 

 

 

Anggota dari A’ adalah

A. {1, 2, 3, 4, 5}

B. {1, 2, 4, 5}

C. {7, 8, 10, 11}

D. {7, 8, 9, 10, 11, 12}

Jawaban : C

A’ (komplemen) menyatakan objek yang bukan termasuk himpunan A. Yang termasuk dalam himpunan A adalah {1, 2, 3, 4, 5, 6, 9, 12}.

 

  1. Manakah di antara himpunan berikut yang merupakan himpunan berhingga?

A. S = {0, 1, 2, 3,…}

B. P = {1, 2, 3, …, 110}

C. Q = {…,-3, -2, -1, 0}

D. R = {…,-3, -2, -1, 0, 1, …}

Jawaban : B

Jawaban B menyatakan suatu himpunan yang jumlah anggotanya dapat dihitung.

  1. Dalam suatu RT terdapat 60 warga, 20 warga berlangganan majalah, 35 warga berlangganan koran, dan 5 warga berlangganan keduanya. Berapakah jumlah warga yang tidak berlangganan keduanya?

A. 15 warga

B. 30 warga

C. 55 warga

D. 10 warga

Jawaban : D

Penjelasan dapat dilihat pada diagram venn berikut.

nomor 3

  1. Jika A = {a, b, c} dan B = {a, b, c, d, e}, maka pernyataan yang salah adalah

A. A 24 B = {a, b, c}

B. A 25 B = {a, b, c, d, e}

C. n(A) = 4

D. B – A = {d, e}

Jawaban : C

Pernyataan C salah karena menyatakan semua jumlah dalam A adalah 4, padahal seharusnya jumlah semua A adalah 3 . A = {a, b, c}.

 

REFERENSI

http://www.proprofs.com/quiz-school/story.php?title=latihan-soal-matematika-himpunan&errorun=error

Pengaruh IPTEK di Beberapa Bidang Kehidupan

IPTEK adalah kepanjangan dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Adapun arti dari ilmu sendiri adalah pemahaman tentang suatu pengetahuan, yang memiliki fungsi untuk mencari, menyelidiki, dan menyelesaikan suatu hipotesis. Ilmu juga merupakan suatu pengetahuan yang teleh teruji kebenarannya. Kemudian pengertian pengetahuan adalah sesuatu yang diketahui seseorang lewat pengalamannya, tetapi belum bisa dikatakan sebagai ilmu karena kebenarannya belum teruji. Sedangkan teknologi adalah sebuah penemuan melalui metode ilmiah untuk tujuan yang maksimal. Berfungsi sebagai sarana bagi manusia untuk penyediaan kebutuhan. Dengan demikian, IPTEK berarti suatu ilmu yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan manusia.

Dewasa ini kemajuan IPTEK telah kita rasakan di berbagai bidang kehidupan. Dengan adanya kemajuan ini, kita dapat menjalani aktivitas dalam kehidupan dengan lebih mudah. Tetapi, dibalik itu semua, terdapat pula dampak negatif dalam penggunaan IPTEK. Berikut adalah perincian lebih jelasnya :

  1.  IPTEK dalam bidang ekonomi

Dampak Positif :

a)        Kemajuan IPTEK dalam bidang ekonomi dapat kita lihat pada pertumbuhan ekonomi yang kian meningkat seperti kemajuan industri di dunia. Dengan kemajuan teknologi, dapat meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri. Investasi dan reinvestasi yang berlangsung secara besar-besaran yang akan semakin meningkatkan produktivitas dunia ekonomi. Di masa depan, dampak perkembangan teknologi di dunia industri akan semakin penting. Disamping itu, kemajuan teknologi dalam bidang ini adalah persaingan dalam dunia kerja. Dalam era teknologi sekarang ini, para pekerja dituntut untuk memiliki skill dan pengetahuan banyak. Maka dari itu, pendidikan yang diperlukan adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu memberikan pengetahuan dan skill sesuai dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja yang kian berubah seiring berjalannya waktu.

industri2

 

industri1

 

industri

b)        Di bidang kedokteran dan kemajuan ekonomi mampu menjadikan produk kedokteran menjadi komoditi. Komoditi adalah sesuatu yang dapat dipasarkan yang diproduksi untuk memenuhi kebutuhan.

Dampak Negatif

a)         Sistem kerja robotis telah mengalihfungsikan kerja otot manusia pada fungsi kemampuan fisik. Sekarang telah banyak dijual robot-robot sebagai pembantu dalam kegiatan manusia dengan kecepatan dan hasil kerja yang menakjubkan.

robot pembantu manusia

robot

b)        Banyaknya pengangguran tenaga kerja dikarenakan mereka tidak mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan.

c)         Sifat konsumtif juga akan melahirkan generasi yang boros dan mau yang serba “instant”.

  1. IPTEK dalam bidang sosial

Dampak Positif :

a)      Meningkatnya rasa percaya diri. Kemajuan ekonomi di negara-negara Asia melahirkan fenomena yang menarik. Sebagai contoh yaitu perkembangan dan kemajuan ekonomi di negara belahan Asia menimbulkan rasa percaya diri dan berfungsi sebagai ketahanan diri suatu bangsa. Dengan itu, bangsa-bangsa Barat tidak lagi dapat melecehkan bangsa-bangsa Asia.

b)      Karena adanya tekanan dan menjamurnya kompetisi di berbagai aspek kehidupan saat ini, justru akan melahirkan generasi penerus yang disiplin, tekun dan pekerja keras.

Dampak Negatif :

Selalu adanya perasaan tersaingi dengan kemajuan IPTEK ini sehingga terkadang tertanam sifat individualis dan kurang percayanya pada lingkungan sosial sekitar.

  1. IPTEK dalam bidang budaya

Dampak Positif :

a)      Adanya perbedaan kepribadian pria dan wanita. Banyak pakar yang berpendapat bahwa kini semakin besar porsi wanita yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan maupun dalam dunia bisnis. Data yang tertulis dalam buku Megatrend for Women : From Liberation to Leadership yang ditulis oleh Patricia Aburdene & John Naisbitt (1993) menunjukkan bahwa peran wanita dalam kepemimpinan semakin membesar. Semakin banyak wanita yang memasuki bidang politik, sebagai anggota parlemen, senator, gubernur, menteri, dan berbagai jabatan penting lainnya.

Halimah Yacob diangkat menjadi Ketua Parlemen di Singapura

Halimah Yacob diangkat menjadi Ketua Parlemen di Singapura

b)      Para remaja dapat menuangkan aspirasi mereka melalui kemajuan IPTEK seperti contoh para remaja sekarang telah ada yang melakukan penelitian di luar sekolah, dan menjadi penemu hal-hal baru dalam bidang ilmiah walau sebagian besar dalam karya yang sederhana.

Dampak Negatif :

a)      Meningkatnya kenakalan remaja dan tindakan menyimpang yang seakan melunturkan tradisi budaya bangsa kita seperti gotong royong dan tolong menolong satu sama lain.

geng motor

b)      Kehadiran komputer pada kebanyakan rumah tangga golongan menengah ke atas telah merubah pola interaksi keluarga. Sebagai contoh yaitu pola anak dalam menghabiskan waktu luang mereka juga berubah. Mereka lebih asyik di depan komputer ataupun smartphone mereka dibandingkan bermain di luar rumah bersama teman-temannya.

gambar1

REFERENSI :

http://prasetiawan03.blogspot.com/2013/03/pengertian-iptek.html

http://news.detik.com/read/2013/01/14/171549/2141792/1148/wanita-muslim-resmi-diangkat-menjadi-ketua-parlemen-singapura

http://www.merdeka.com/teknologi/anak-sekarang-lebih-suka-smartphone-daripada-tv.html

http://www.mysusis.com/2013/08/perkembangan-iptek-dan-dampaknya-dalam-berbagai-bidang.html

Peranan Penting Energi Listrik

listrik

  • Sejarah Mengenai Listrik

Seorang ahli Sains asal Denmark bernama Han Christian Oersted melakukan penelitian pada tahun 1819 yang menghasilkan sesuatu penemuan bahwa kemagnetan dapat dipengaruhi oleh arus listrik. Percobaan Hans dilakukan pada paku besi yang dililitkan menggunakan kawat tembaga, kemudian dialirkan arus listrik pada kawat tersebut yang mengakibatkan paku menjadi bersifat magnet. Magnet ini disebut elektromagnet karena dipengaruhi arus listrik, dan bersifat sementara. Karena sifat magnet akan hilang bila aliran listrik dimatikan.

Hans Christian Oersted

Hans Christian Oersted

Percobaan mengenai listrik juga dilakukan oleh Michael Faraday yang menemukan bahwa magnet yang digerakkan dapat menimbulkan arus listrik. Faraday menggunakan kumparan atau lilitan kawat dan magnet pada penelitiannya. Arus listrik terjadi saat batang magnet dikeluarmasukkan berulang kali dalam kumparan.

Michael Faraday

Michael Faraday

 

  • Penggunaan Listrik Masa Kini

Listrik seakan menjadi kebutuhan primer bagi banyak orang pada jaman sekarang. Dengan menggunakan listrik kita dapat melakukan aktifitas dengan lebih mudah. Seperti menyetrika, mencharger handphone, menyalakan televisi, radio, dan lain sebagainya. Dari desa ke kota, kita dapat melihat orang-orang memanfaatkan energi ini dalam kehidupannya. Seperti contoh di desa adalah penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Air untuk irigasi sawah. Lalu di kehidupan kota, hampir semua tempat yang kita jumpai menggunakan energi ini. Energi listrik dapat dihasilkan dari berbagai sumber, seperti air, minyak, batu bara, angin, panas bumi, nuklir, matahari, dan lainnya. Energi ini besarnya dari beberapa Joule sampai ribuan hingga jutaan Joule.

  • Macam-macam sumber energi listrik

Elemen Volta

volta

Elemen Volta diciptakan oleh Alessandro Volta. Elemen Volta terdiri dari lempengan seng (Zn) dan lempengan tembaga (Cu) yang dilarutkan ke dalam larutan asam sulfat encer (H2SO4). Reaksi antara larutan asam sulfat encer dan seng mengakibatkan lempengan seng bermuatan negatif. Sedangkan reaksi antara larutan asam sulfat encer dan tembaga mengakibatkan tembaga bermuatan negatif. Elemen Volta hanya dapat dipakai sebagai sumber energi listrik untuk beberapa saat saja.

Elemen Kering (Batu Baterai)

baterai

Batu baterai merupakan sumber energi listrik yang dapat digunakan dalam waktu lama. Keuntungannya adalah memiliki bobot yang sangat ringan sehingga mudah dibawa kemana-mana. Manusia menggunakannya untuk beragam kepentingan, misalnya sumber energi pada lampu senter, jam dinding, radio, dan peralatan listrik lainnya.

Elemen kering terdiri atas sebuah bejana seng, batang arang, dan campuran yang terdiri dari salmiak, serbuk arang, dan batu kawi. Bahan-bahan tersebut bereaksi sehingga ujung batang arang menjadi kutub positif elemen dan lempengan seng yang berada pada bagian bawah menjadi kutub negatifnya.

Motor Listrik

mesin motor listrik

Motor listrik adalah alat untuk mengubah tenaga listrik menjadi tenaga gerak. Motor listrik banyak digunakan orang, misalnya untuk menghidupkan kendaraan bermotor dan menggerakkan mesin. Motor listrik saat ini berkembang menjadi beragam model dan fungsi dalam industri otomotif.

4. Dinamo Sepeda

dinamo sepeda

Fungsi dari dinamo ini adalah mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Dinamo sepeda terdiri atas magnet berbentuk U dan suatu kumparan. Bila kepala dinamo berputar, maka kumparan yang berada di tengah magnet ikut berputar. Perputaran magnet tersebut menyebabkan timbulnya arus listrik.

5. Accumulator (Aki)

akumulator

Aki atau accumulator sederhana terdiri atas dua lempeng timbal yang tercelup dalam larutan asam sulfat. Namun dua lempeng timbal dan larutan asam sulfat itu belum cukup membuat aki dapat digunakan sebagai sumber energi listrik. Aki tersebut harus dialiri arus listrik terlebih dahulu agar dapat menjadi sumber listrik. Arus listrik yang mengalir dalam aki mengakibatkan timbal yang satu menjadi timbal peroksida (PbO2) dan timbal yang satunya lagi menjadi timbal (Pb). Dalam hal ini timbal menjadi kutub negatif sedangkan timbal peroksida berfungsi sebagai kutub positif. Dengan menghubungkan kedua kutub tersebut melalui sebuah kabel, maka kita akan bisa mendapatkan energi listrik untuk kebutuhan sehari-hari.

6. Generator

generator

Generator adalah dinamo yang berukuran sangat besar dan digunakan sebagai pembangkit tenaga listrik. Generator terdiri dari kumparan yang mengelilingi magnet. Magnet berputar karena gerakan turbin atau motor diesel. Berputarnya magnet mampu menimbulkan arus listrik pada kumparan. Tenaga listrik dari stasiun pembangkit disalurkan melalui kawat ke gardu listrik. Selanjutnya, dari gardu listrik ini tenaga listrik disalurkan ke tempat-tempat yang berfungsi mendistribusikan melalui kawat-kawat listrik dan bisa kita nikmati di rumah.

  • Dampak Penggunaan Energi Listrik

Meskipun energi listrik menjadi energi yang memiliki peranan penting bagi kehidupan manusia, tetapi listrik juga dapat menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan sosial. Yaitu adanya ketidakseimbangan pasokan listrik untuk desa maupun kota. Kemudian terdapat pula dampak penggunaan energi listrik berlebih untuk kondisi lingkungan. Fakta mengenai kebanyakan pembangkit listrik di Indonesia memakai bahan bakar fosil menunjukkan bahwasektor ketenagalistrikan berpotensi menjadi salah satu penyumbang terbesar emisi karbondioksida di Indonesia bahkan di kawasan Asia Pasifik. World Resources Institute (WRI) dalam analisisnya menempatkan Indonesia pada peringkat ke-21 penghasil emisi karbondioksida tertinggi di dunia tahun 2000. Emisi karbondioksida Indonesia yang dihasilkan sektor energi saja mencapai 1,2% emisi karbondioksida dunia keseluruhan (78 juta ton CO2). Sedangkan jumlah emisi karbondioksida per orang di Indonesia adalah 0,4 ton, atau berada pada peringkat 108 dunia. Kita tahu bahwa peningkatan karbondioksida akan mengakibatkan pemanasan global yang menipiskan lapisan ozon. Penipisan lapisan ozon juga mengakibatkan naiknya suhu di permukaan bumi. Maka dari itu, bersikap hematlah dalam menggunakan energi.

 

REFERENSI :

http://earthhour.wwf.or.id/kenapa_hemat_listrik.php#.U0y8x1fMgVQ

http://ridwanaz.com/umum/sejarah/sejarah-penemuan-listrik-dan-macam-sumber-energi-listrik/

http://id.wikipedia.org/wiki/Energi_listrik

Senyawa Ajaib dalam “SpongeBob”

Spons

Spons

Spons atau hewan berpori adalah berasal dari Kingdom Animalia, Filum Porifera (Latin: porus = pori, fer = membawa), dan terbagi dalam beberapa kelas yaitu

  • Archaeocyathida,
  • Calcarea (Calcarea),
  • Hexactinellida (Hexactinellida),
  • Demospongiae (Demospongiae),
  • Sclerospongiae (Sclerospongiae).

indexspons

Hewan ini termasuk multiseluler yang paling sederhana. Habitatnya adalah di laut. Hidup secara heterotrof. Serta makanannya adalah bakteri dan plankton. Ciri-ciri morfologinya adalah :

  • tubuhnya berpori (ostium)
  • multiseluler
  • tubuh porifera asimetri (tidak beraturan), meskipun ada yang simetri radial.
  • berbentuk seperti tabung, vas bunga, mangkuk, atau tumbuhan
  • warnanya bervariasi
  • tidak berpindah tempat (sesil)

Sedangkan ciri-ciri anatominya antara lain:

  • memiliki tiga tipe saluran air, yaitu askonoid, sikonoid, dan leukonoid
  • pencernaan secara intraseluler di dalam koanosit dan amoebosit

Siapa sangka bahwa biota laut ini mempunyai senyawa yang dapat menjadi penerang dalam dunia medis masa depan?. Penelitian sedang gencar-gencarnya dilakukan terhadap si “SpongeBob” ini. Dari studi literatur, diketahui bahwa senyawa yang telah berhasil diisolasi dari genus Petrosia di antaranya Petrosin-A dan –B. Potensi sitotoksik yang dimiliki oleh Petrosia sp. diharapkan dapat digunakan sebagai sumber senyawa antitumor atau antikanker baru, mengingat kanker masih merupakan penyakit penyebab kematian utama di dunia. Menurut Lindgren (1897), klasifikasi spons laut Petrosia nigricans adalah sebagai berikut:

  • Kingdom         : Animalia
  • Filum               : Porifera
  • Kelas               : Demospongia
  • Ordo                : Haplosclerida
  • Sub Ordo        : Petrosina
  • Famili              : Petrosiidae
  • Genus              : Petrosia sp.
  • Spesies            : Petrosia nigricans

 

Petrosia sp.

Petrosia sp.

Genus Petrosia sp. memiliki tubuh yang massif, tebal, kokoh, dan berbentuk pipa. Perbedaan spesiesnya dapat dilihat dari tampilan warna :

  1. Kuning hingga cokelat (Petrosia alfiani),
  2. Merah kecoklatan hingga hitam (Petrosia hoeksemai),
  3. Cokelat keemasan (Petrosia lignosa),
  4. Cokelat kehitaman (Petrosia nigricans),
  5. Cokelat keabuan hingga cokelat gelap (Petrosia plana),
  6. Kuning kehijauan hingga menjadi cokelat (Petrosia carcicata),
  7. Cokelat tua hingga hitam (Petrosia strongylata).

 

Spons Petrosia ini biasanya terdapat di perairan dangkal hingga perairan sampai kedalamannya 45 meter. Spons ini juga dapat hidup pada habitat berkarang baik karang hidup maupun mati, habitat rubble (pecahan karang), dan habitat berpasir (De Voogd, 2005). Senyawa dalam spons ini berpotensi sebagai obat anti kanker dan penyakit lain.

Petrosia sp.

Petrosia sp.

Di Indonesia, salah seorang peneliti bernama Sri Fatmawati, S.Si, M.Sc, Ph.D berusia 33 tahun akan meneliti spons laut. Selama dua tahun, ia akan melakukan penelitian soal spons laut sebagai obat di Institute of Natural Products Chemistry, National Center for Scientific Research (CNRS) di Gif-sur-Yvette, Perancis. Beliau pernah mengenyam pendidikan master dan doktoral di salah satu universitas di Jepang. Menurutnya, Isolasi senyawa dari penelitian ini bisa diaplikasikan sebagai obat malaria, infeksi, kanker, dan alzheimer. Karena ini masih proposal riset, kemungkinan untuk berkembang masih mungkin sekali.

 Sri Fatmawati, S.Si, M.Sc, Ph.D

Sri Fatmawati, S.Si, M.Sc, Ph.D

Adapun cara-cara mengidentifikasi senyawa pada spons ini adalah sebagai berikut :

1. Ekstraksi

Ekstraksi adalah penyarian zat-zat aktif dari bagian tanaman atau bahan hayati. Tujuannya yaitu untuk menarik komponen kimia yang terdapat dalam simplisia.

 

2. Fraksinasi

Setelah melakukan ekstraksi, selanjutnya adalah fraksinasi. Yaitu proses pemisahan suatu kuantitas tertentu dari campuran.Dibagi dalam beberapa jumlah fraksi komposisi perubahan menurut kelandaian. Pembagian atau pemisahan ini didasarkan pada bobot dari tiap fraksi, fraksi yang lebih berat akan berada paling dasar sedang fraksi yang lebih ringan akan berada diatas. Fraksinasi bertingkat biasanya menggunakan pelarut organik seperti eter, aseton, benzena, etanol, diklorometana, atau campuran pelarut tersebut. Asam lemak, asam resin, lilin, tanin, dan zat warna adalah bahan yang penting dan dapat diekstraksi dengan pelarut organik.

 

3. Uji Sitotoksik

Tujuan uji sitotoksik adalah mengetahui kemampuan sel untuk bertahan hidup karena adanya  senyawa toksik, dapat diartikan sebagai tidak hilangya metabolik atau proliferasi. Uji sitotoksik secara in vitro menggunakan kultur sel digunakan untuk mendeteksi adanya aktivitas antikanker dari suatu senyawa. Uji sitotoksik ini dapat dilihat dari

  • bertambahnya jumlah sel
  • naiknya jumlah protein
  • atau bertambahnya DNA yang disintesis.

Metode yang digunakan adalah plating efficiency dengan parameter pengujian

  • perbedaan konsentrasi sampel,
  • perbedaan waktu paparan
  • kerapatan sel (Fresney,1996).

Selanjutnya, hasil isolate diujikan pada sel myeloma yang merupakan sel kanker limfosit B yang berasal dari tikus (Mus musculus). Sel ini memproduksi imunoglobulin abnormal yang disebut protein monoklonal atau protein M. Produksi protein M menyebabkan tingkat protein yang tinggi di dalam darah. Sel myeloma merupakan akumulasi malafungsi atau kanker dari plasma sel. Dari hasil test terhadap sel myeloma nantinya dapat terlihat potensi anti-kanker pada sponge dan juga konsentrasinya.

REFERENSI :

http://elsanurman.blogspot.com/2013/06/potensi-spons-petrosia-sp-sebagai-bahan.html

http://m.bola.viva.co.id/news/read/421834-sri-fatmawati-dan–sponge-bob–anti-kanker

http://m.koran-sindo.com/node/313202

Tanaman Jagung Transgenik

Dewasa ini, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang pesat. Salah satu dari pesatnya perkembangan tersebut adalah banyak munculnya Bioteknologi. Bioteknologi adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. Perkembangan bioteknologi tidak hanya didasari pada biologi semata, tetapi juga pada ilmu-ilmu terapan dan murni lain, seperti biokimia, komputer, biologi molekular, mikrobiologi, genetika, kimia, matematika, dan lain sebagainya. Dengan kata lain, bioteknologi adalah ilmu terapan yang menggabungkan berbagai cabang ilmu dalam proses produksi barang dan jasa. Contoh dari Bioteknologi adalah tanaman transgenik.

Pengertian Tanaman Transgenik

Tanaman transgenik adalah tanaman yang telah disisipi atau memiliki gen asing dari spesies tanaman yang berbeda atau makhluk hidup lainnya.Penggabungan gen asing ini bertujuan untuk mendapatkan tanaman dengan sifat-sifat yang diinginkan, Sebagian besar rekayasa atau modifikasi sifat tanaman dilakukan untuk mengatasi kebutuhan pangan penduduk dunia yang semakin meningkat dan juga permasalahan kekurangan gizi manusiasehingga pembuatan tanaman transgenik juga menjadi bagian dari pemuliaan tanaman. Hadirnya tanaman transgenik menimbulkan kontroversi masyarakat dunia karena sebagian masyarakat khawatir apabila tanaman tersebut akan mengganggu keseimbangan lingkungan (ekologi), membahayakan kesehatan manusia, dan memengaruhi perekonomian global. Contoh dari tanaman yang dapat dicoba untuk teknologi ini adalah jagung.

Jagung

 

Jagung

Jagung

Jagung merupakan sumber karbohidrat seperti layaknya padi dan gandum. Tanaman ini juga merupakan salah satu makanan pokok. Jagung merupakan tanaman semusim (annual). Satu siklus hidupnya diselesaikan dalam 80-150 hari. Paruh pertama dari siklus merupakan tahap pertumbuhan vegetatif dan paruh kedua untuk tahap pertumbuhan generatif.

Tinggi tanaman jagung sangat bervariasi. Meskipun tanaman jagung umumnya berketinggian antara 1m sampai 3m, ada varietas yang dapat mencapai tinggi 6m. Tinggi tanaman biasa diukur dari permukaan tanah hingga ruas teratas sebelum bunga jantan. Seperti padi, beberapa varietas dapat menghasilkan anakan.

Klasifikasi ilmiah jagung adalah sebagai berikut :

  • Kerajaan: Plantae
  • divisio: Monocots
  • classis: Commelinids
  • Ordo: Poales
  • Famili: Poaceae
  • Genus: Zea
  • Spesies: Z. Mays
  • Nama: binomial

 

Bunga Betina Jagung

Bunga Betina Jagung

 

 

Cara Membuat Tanaman Transgenik

1) Melakukan identifikasi atau pencarian gen yang akan menghasilkan sifat tertentu (sifat yang diinginkan).

2) Setelah gen yang diinginkan didapat maka dilakukan perbanyakan gen yang disebut dengan istilah kloning gen.

Pada tahapan kloning gen, DNA asing akan dimasukkan ke dalam vektor kloning (agen pembawa DNA), contohnya plasmid (DNA yang digunakan untuk transfer gen). Kemudian, vektor kloning akan dimasukkan ke dalam bakteri sehingga DNA dapat diperbanyak seiring dengan perkembangbiakan bakteri tersebut.
3) Apabila gen yang diinginkan telah diperbanyak dalam jumlah yang cukup maka akan dilakukan transfer gen asing tersebut ke dalam sel tumbuhan yang berasal dari bagian tertentu, salah satunya adalah bagian daun. Transfer gen ini dapat dilakukan untuk jagung yaitu metode senjata gen.

Metode senjata gen atau penembakan mikro-proyektif. Metode ini sering digunakan pada spesies jagung dan padi. Untuk melakukannya, digunakan senjata yang dapat menembakkan mikro-proyektil berkecepatan tinggi ke dalam sel tanaman. Mikro-proyektil tersebut akan mengantarkan DNA untuk masuk ke dalam sel tanaman. Penggunaan senjata gen memberikan hasil yang bersih dan aman, meskipun ada kemungkinan terjadi kerusakan sel selama penembakan berlangsung.
4) Setelah proses transfer DNA selesai, dilakukan seleksi sel daun untuk mendapatkan sel yang berhasil disisipi gen asing. Hasil seleksi ditumbuhkan menjadi kalus (sekumpulan sel yang belum terdiferensiasi) hingga nantinya terbentuk akar dan tunas. Apabila telah terbentuk tanaman muda (plantlet), maka dapat dilakukan pemindahan ke tanah dan sifat baru tanaman dapat diamati.

Dampak Tanaman Jagung Transgenik

Jagung Bt adalah jagung hasil rekayasa genetika yang telah disisipi gen dari bakteri Bacillus thuringiensis. Gen yang diambil dari bakteri tersebut adalah gen penyandi protein Bt (delta endotoksin) yang dapat membunuh larva hama lepidoptera. Hama tersebut dapat mengurangi hasil panen jagung hingga 30%. Protein toksin  Bt mampu berikatan pada dinding usus dan menyebabkan hama berhenti makan. Selanjutnya toksin menyebabkan dinding usus pecah dan bakteri usus berpindah ke rongga tubuh dan berkembangbiak dalam darah. Akibatnya, hama lepidoptera akan mati karena keracunan darah (septicaemia).

Salah satu jagung Bt yang beredar di Indonesia adalah Jagung PRG MON 89034. Jagung PRG MON 89034 adalah produk generasi kedua dari perusahaan Monsanto yang diklaim dikembangkan untuk memberikan aneka manfaat yang makin besar bagi pengendalian hama serangga Lepidoptera pada jagung. Jagung PRG MON 89034 menghasilkan protein Cry1A.105 dan Cry2Ab2 hasil turunan Bacillus thuringiensis (Bt), yang secara bersama-sama mengendalikan serangga-serangga lepidoptera dengan spektrum yang lebih luas serta menawarkan sistem pengelolaan resistensi serangga yang efektif.

 

Proses Transgenik

Proses Transgenik

Jagung Transgenik

Jagung Transgenik

Dampak positif :

  1. Dapat mencegah terjadinya kerusakan yang ditimbulkan oleh hama penggerek batang jagung tanpa menggunakan pestisida buatan pabrik.
  2. Menurunkan biaya produksi dan ramah lingkungan.
  3. Ketahanan tanaman terhadap jamur toksin dari Fusarium penyebab busuk tongkol.

Dampak Negatif :

Berdasarkan hasil analisis mikotoksin, jagung Bt mempunyai kandungan fumonisin 1,5 ppm, sedangkan jagung non-Bt mempunyai kadar yang lebih tinggi, mencapai 14,5 ppm (Fuller 1999). Fumonisin B 1 (FB1) merupakan jenis fumonisin yang paling banyak ditemui di alam dan paling toksik atau beracun, karenanya diklasifikasikan sebagai senyawa karsinogen (penyebab kanker).

REFERENSI ;

http://anurlita.wordpress.com/sains/jagung-transgenik/

http://edukasi.kompasiana.com/2012/05/20/jagung-transgenik-463705.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Jagung

http://herdiyantomahmudbokings.blogspot.com/2011/04/transgenik.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Tanaman_transgenik

Efek Rumah Kaca

Suhu di bumi sekarang ini sudah berbeda dari suhu bumi yang dulu. Suhu bumi sekarang terasa lebih panas dan tidak stabil. Perubahan iklim pun tidak menentu. Apabila jadwal iklim adalah musim panas, malah turun hujan. Apabila jadwal iklim adalah musim hujan, cuaca dan matahari terasa sangat menyengat. Perubahan-perubahan tersebut adalah contoh dampak dari pemanasan global dan efek dari penggunaan rumah kaca.

200px-Tobac_grnhouse8980

rumah kaca

 

– Pengertian Rumah Kaca

Rumah kaca (disebut juga rumah hijau dan rumah tanaman) adalah sebuah bangunan di mana tanaman dibudidayakan. Sebuah rumah kaca terbuat dari gelas atau plastik, menjadi panas karena radiasi elektromagnetik yang datang dari matahari memanaskan tumbuhan, tanah, dan barang lainnya di dalam bangunan ini. Kaca yang digunakan untuk rumah kerja bekerja sebagai medium transmisi yang dapat memilih frekuensi spektral yang berbeda-beda, dan efeknya adalah untuk menangkap energi di dalam rumah kaca, yang memanaskan tumbuhan dan tanah di dalamnya yang juga memanaskan udara dekat tanah dan udara ini dicegah naik ke atas dan mengalir keluar. Oleh karena itu rumah kaca bekerja dengan menangkap radiasi elektromagnetik dan mencegah konveksi. Rumah kaca sering kali digunakan untuk mengembangkan bunga, buah dan tanaman tembakau.

Penggunaan Rumah Kaca

Penggunaan Rumah Kaca

 

– Efek Rumah Kaca

images2

Gas rumah kaca adalah gas-gas yang ada di atmosfer yang menyebabkan efek rumah kaca. Gas-gas tersebut sebenarnya muncul secara alami di lingkungan, tetapi dapat juga timbul akibat aktivitas manusia. Gas rumah kaca :

a) Uap air

Yang paling banyak yang mencapai atmosfer akibat penguapan air dari laut, danau dan sungaiyang mencapai atmosfer akibat penguapan air dari laut, danau dan sungai. Meningkatnya konsentrasi uap air mengakibatkan meningkatnya efek rumah kaca, yang mengakibatkan meningkatnya temperatur, dan kembali semakin meningkatkan jumlah uap air di atmosfer. Keadaan ini terus berkelanjutan sampai mencapai titik ekuilibrium (kesetimbangan). Oleh karena itu, uap air berperan sebagai umpan balik positif terhadap aksi yang dilakukan manusia yang melepaskan gas-gas rumah kaca seperti CO2. Perubahan dalam jumlah uap air di udara juga berakibat secara tidak langsung melalui terbentuknya awan.

b) Karbondioksida (CO2)

Efek rumah kaca disebabkan karena naiknya konsentrasi gas karbondioksida (CO2) dan gas-gas lainnya di atmosfer. Kenaikan konsentrasi gas CO2 ini disebabkan oleh kenaikan pembakaran bahan bakar minyak (BBM), batu bara dan bahan bakar organik lainnya yang melampaui kemampuan tumbuhan-tumbuhan dan laut untuk mengabsorpsinya. Energi yang masuk ke bumi mengalami:

25% dipantulkan oleh awan atau partikel lain di atmosfer

25% diserap awan

45% diabsorpsi permukaan bumi

5% dipantulkan kembali oleh permukaan bumi.

Energi yang diabsorpsi dipantulkan kembali dalam bentuk radiasi infra merah oleh awan dan permukaan bumi. Namun sebagian besar infra merah yang dipancarkan bumi tertahan oleh awan dan gas CO2 dan gas lainnya, untuk dikembalikan ke permukaan bumi. Dalam keadaan normal, efek rumah kaca diperlukan, dengan adanya efek rumah kaca perbedaan suhu antara siang dan malam di bumi tidak terlalu jauh berbeda.

c) Metana

Metana yang merupakan komponen utama gas alam juga termasuk gas rumah kaca. Insulator yang efektif, mampu menangkap panas 20 kali lebih banyak bila dibandingkan karbondioksida. Metana dilepaskan selama produksi dan transportasi batu bara, gas alam, dan minyak bumi. Sejak permulaan revolusi industri pada pertengahan 1700-an, jumlah metana di atmosfer telah meningkat satu setengah kali lipat.

d) Nitrogen Oksida

Nitrogen oksida adalah gas insulator panas yang sangat kuat. Dihasilkan terutama dari pembakaran bahan bakar fosil dan oleh lahan pertanian. Nitrogen oksida dapat menangkap panas 300 kali lebih besar dari karbondioksida.

e) Gas lainnya

Dihasilkan dari berbagai proses manufaktur. Terdiri dari campuran berflourinasi dihasilkan dari peleburan alumunium, hidrofluorokarbon (HCFC-22), klorofluorokarbon (CFC) sebagai media pendingin, dan trifluorometil sulfur pentafluorida.

images6

– Upaya Mengurangi Efek Rumah Kaca

1. Hemat Energi

2. Mengurangi polusi oleh penggunaan bahan bakar

3. Pemakaian kantong kertas sebagai pengganti kantong plastik.

 

– REFERENSI –

http://lasonearth.wordpress.com/makalah/efek-rumah-kaca-green-house-effect/

http://id.wikipedia.org/wiki/Gas_rumah_kaca

http://id.wikipedia.org/wiki/Rumah_kaca